Cara Mencegah Pneumonia

Pneumonia adalah infeksi paru-paru. Penyakit pneumonia tidak menular, tetapi sering disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas di hidung dan tenggorokan, yang mungkin menular kepada Anda. Setiap tahunnya, sekitar lebih dari 250.000 orang harus menjalankan perawatan di rumah sakit karena pneumonia.

Pneumonia dapat terjadi pada siapa saja, individu dengan usia berapapun. Namun, bayi di bawah usia 2 tahun dan orang dewasa usia di atas 65 berisiko lebih tinggi untuk terkena pneumonia. Faktor risiko lain termasuk:

  • Tinggal di rumah sakit atau lingkungan yang dilembagakan menggunakan ventilator
  • Sering dirawat di rumah sakit
  • Sistem kekebalan tubuh Anda yang melemah
  • Penyakit paru-paru progresif, seperti COPD
  • Asma
  • Penyakit jantung
  • Merokok

Orang-orang lain yang berisiko untuk pneumonia aspirasi termasuk Anda yang:

  • Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan atau narkoba
  • Memiliki masalah medis yang mempengaruhi refleks muntah Anda, seperti cedera otak atau kesulitan menelan
  • Sedang dalam pemulihan dari prosedur bedah yang membutuhkan anestesi

Pneumonia aspirasi adalah jenis khusus infeksi paru-paru yang disebabkan oleh air liur, makanan, cairan, atau muntah yang tidak sengaja masuk ke paru-paru Anda dan tidak menular.

Bisakah Pneumonia Dicegah?

Iya. Anda dapat mengurangi risiko terkena pneumonia dengan mengikuti beberapa langkah sederhana. Dengan cara:

  1. Mendapatkan Vaksinasi

Dapatkan vaksin flu setiap tahun untuk mencegah Anda terkena penyakit influenza musiman. Flu adalah penyebab umum pneumonia, sehingga mencegah flu adalah salah satu cara yang baik untuk mencegah pneumonia.

Anak-anak yang lebih kecil dari 2 tahun dan orang dewasa usia 65 tahun dan lebih tua harus mendapatkan vaksinasi terhadap pneumonia pneumokokus, bentuk umum dari pneumonia bakteri. Vaksin pneumokokus juga direkomendasikan untuk semua anak dan orang dewasa yang berisiko tinggi terkena penyakit pneumokokus karena kondisi kesehatan lainnya. Ada dua jenis vaksin pneumokokus. Bicaralah dengan penyedia layanan kesehatan atau dokter Anda untuk mengetahui apakah salah satunya tepat untuk Anda.

Ada beberapa vaksin lain yang dapat mencegah infeksi oleh bakteri dan virus yang dapat menyebabkan pneumonia, termasuk pertusis (batuk rejan), cacar air dan campak. Silahkan bicarakan dengan dokter Anda mengenai vaksin yang sesuai untuk Anda.

Vaksin pneumonia sendiri memiliki beberapa efek samping, termasuk:

  • Kemerahan atau bengkak di tempat suntikan
  • Nyeri otot
  • Demam
  • Panas dingin
  1. Melindungi Kesehatan Anda dengan Mempraktekkan Cara Hidup Sehat

Cobalah untuk menjauh dari orang sakit. Jika Anda sakit, menjauhlah dari orang lain sebanyak mungkin agar tidak membuat mereka sakit. Anda juga dapat membantu mencegah pneumonia dengan:

  • Cuci tangan Anda secara teratur

Sering-seringlah mencuci tangan Anda, terutama setelah Anda bersin, pergi ke kamar mandi, mengganti popok, dan sebelum makan atau menyiapkan makanan.

  • Membersihkan permukaan yang banyak disentuh
  • Batuk atau bersin ke jaringan atau ke siku atau lengan Anda
  • Membatasi kontak dengan asap rokok atau berhenti merokok
  • Mengelola kondisi medis yang Anda miliki (seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung)

Jika Anda sudah terserang flu dan khawatir akan menjadi radang paru-paru, bicarakan dengan dokter Anda tentang langkah proaktif yang dapat Anda ambil. Kiat lainnya termasuk:

  • Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup saat pulih dari flu atau penyakit lainnya.
  • Minum banyak cairan untuk membantu menghilangkan kemampetan.
  • Gunakan pelembab udara.
  • Minum suplemen, seperti vitamin C dan zinc, untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.

Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara melindungi diri Anda dari pneumonia dan segera kunjungi Dokter Anda untuk mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Read More
laki-laki depresi

Apakah Laki-laki Bisa Juga Merasakan Depresi?

Laki-laki sering menganggap diri mereka kuat dan menjadi seorang penyelesai masalah. Tetapi, untuk masalah mental dan emosional, laki-laki harusnya mencoba untuk berhenti menahan atau menyembunyikan perasaan. Kesehatan mental kita sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Waktu yang tepat untuk konsultasi ke terapis

Depresi adalah alasan paling umum mengapa laki-laki harus mencari bantuan profesional. Beberapa situasi seperti pekerjaan, hubungan dengan pasangan, bisa memicu gejala khas depresi, seperti kekurangan energi, stres dan sedih berkepanjangan. Untuk laki-laki dewasa, hal ini bisa pula membawa kecemasan finansial, tentang pensiun, kematian pasangan atau teman, atau bahkan kehilangan kebebasan. Seringkali, beberapa perasaan yang sudah disebutkan tadi bisa saja menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti penyusutan berat badan secara cepat, insomnia, atau perubahan ingatan. Beberapa hal tersebut bisa mengacu pada perilaku yang buruk seperti alkoholik, atau ketergantungan opioid (jenis obat-obatan penghilang rasa sakit).

Ketika laki-laki menyadari perubahan yang terjadi, mereka mungkin tidak tahu penyebab utamanya, mereka juga biasanya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Disinilah peran terapis dibutuhkan untuk membantu mereka dan bisa berperan menjadi pendengar. Terapis bisa mengindentifikasi sumber permasalahan Anda dan membantu memberikan bantuan untuk mengatasinya.

Bagaimana menemukan terapis yang sesuai dengan kondisi?

Pertama-tama bicarakan kepada dokter tentang situasi yang Anda alami dan rasakan gejala yang terjadi. Setelah itu, Anda akan direferensikan kepada pihak-pihak yang bisa membantu. Anda.

Terdapat beberapa jenis ahli yang menawarkan beberapa terapi yang sesuai dengan bidangnya. Semua sesi terapi lewat pendekatan personal yang dilakukan didasarkan pada pelatihan dan pengalaman. Beberapa jenis ahli tersebut diantaranya:

  • Psikiater: Dokter dengan gelar kesehatan yang bisa meresepkan obat. Mereka biasa membantu terkait masalah yang parah seperti  depresi berat, kepribadian ganda atau schizophrenia.
  • Psikolog: Seorang ahli yang memiliki gelar PhD atau PsyD di bidang psikologi. Mereka bisa menangani masalah emosional dan psikologis, seperti depresi, kecemasan, dan penyalahgunaan obat, tetapi kebanyakan psikolog tidak bisa memberikan resep pengobatan.
  • Licensed Professional Counselor atau konselor berlisensi profesional. Mereka harus memiliki gelar master dan juga 2,000 jam pengalaman psikoterapi dalam pengawasan. Tipe profesional ini fokus pada permasalahan kehidupan sehari-hari seperti stres, rasa cemas, konflik dalam berhubungan, atau depresi ringan.
  • Clinician Nurse Specialist atau spesialis perawat klinisSeperti psikiater, mereka bisa meresepkan obat. Tipe profesional ini bekerja baik secara independen atau kolaborasi dengan pengawasan dokter.
  • Pekerja Sosial yang Berlisensi/Pekerja Sosial Berlisensi Klinis/Pekerja Sosial Independen Berlisensi Klinis. Mereka mengawasi dan menangani masalah orang-orang mengenai penyalahgunaan obat dan penyakit mental. Dengan menyediakan terapi grup dan rehabilitasi sosial.

Apa yang diharapkan?

Terapis Anda seharusnya membantu dalam melakukan penanganan dan strategi penyelesaian masalah Anda. Hal ini termasuk menggabungkan terapi selama sesi reguler dengan terapi di rumah, diluar jadwal kunjungan. Frekuensi kunjungan ditentukan dari bagaimana Anda merespon terapi yang dilakukan. Setelah melakukan kunjungan awal, Anda akan kembali secara berkala untuk mencegah kembalinya gejala di masa depan.

Jangan menyerah kalau Anda merasa tidak nyaman dalam pertemuan pertama atau jika tidak cocok dengan terapis yang Anda temui. Jangan berkecil hati sampai menemukan terapis yang cocok dan bisa membimbing Anda.

Read More
makanan dapat merusak latihan fisik

5 Makanan yang Dapat Merusak Latihan Fisik Anda

Dalam kondisi tertentu, beberapa makanan memang baik dikonsumsi oleh tubuh kita. Namun, bila hendak melakukan sejumlah latihan, Anda sebaiknya menghindari beberapa makanan yang bisa membebani perut serta merusak sesi olahraga. Berikut daftar makanan yang dapat merusak latihan fisik yang perlu Anda ketahui!

  • Susu Dapat Memperlambat Pergerakan Anda Selama Latihan

Meski mempunyai segudang manfaat penting bagi kesehatan, nyatanya mengonsumsi susu sebelum latihan bisa memperlambat pergerakan Anda. Terlebih, jika Anda memiliki masalah asam lambung, lesu, hingga sendawa, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak susu atau tunda sampai Anda selesai latihan.

  • Air dengan Berbagai Macam Rasa

Kebanyakan orang beranggapan bahwa minuman ini merupakan minuman kebugaran yang bisa menyegarkan tubuh. Padahal, kandungan yang ada di dalamnya amat buruk bagi kesehatan. Mulai dari kalori hingga pemanis buatan dapat menghambat latihan Anda.

Dengan jumlah pemanis buatannya yang terlalu banyak, nutrisi yang diterima tubuh tak akan terserap secara optimal. Selain itu, sistem kerja bakteri baik di dalam usus juga akan terganggu.

  • Makanan Tinggi Sodium, Misalnya Kacang Panggang

Kebanyakan kacang panggang diolah melalui proses diasinkan. Makanan ini dapat mengganggu keseimbangan cairan yang ada di dalam tubuh. Jika menginginkan hasil latihan yang optimal, Anda sebaiknya menghindari makanan tinggi sodium. Jangan lupa pula jauhi makanan seperti dendeng, kacang asin, hingga cemilan ringan seperti keripik.

  • Pisang Mentah

Pisang merupakan camilan ringan yang bagus dikonsumsi sebelum latihan, namun pastikan untuk memilih pisang yang sudah matang! Sebab, pisang mentah dapat memicu gas serta permasalahan perut kembung.

Bila ingin memilih pisang sebagai camilan, pilih pisang yang kulitnya tidak berwarna hijau karena akan sulit dicerna oleh saluran pencernaan. Pilihlah buah yang memiliki bintik-bintik coklat di bagian kulitnya. Pada tahap ini, kandungan gula akan lebih mudah diserap.

  • Kopi dan Minuman Berenergi

Hindari juga mengonsumsi kopi sebelum latihan. Kopi memiliki kadar gula dan kalori yang tinggi, kafein yang ada pada kopi tak akan membuat perut Anda kenyang selama latihan. Selain itu, minuman berenergi dengan kadar pemanis buatan yang tinggi juga bisa memicu gas, kembung, serta kelelahan.

Read More
retinoblastoma kanker mata pada anak

Kenali Retinoblastoma, Jenis Kanker Mata yang Menyerang Balita

Retinoblastoma adalah jenis kanker mata. Biasanya penyakit ini muncul pada anak di bawah usia 5 tahun. Penyebabnya adalah retinoblast, sel yang tumbuh seiring pembentukan retina di dalam rahim. Sel saraf tersebut terus tumbuh, berubah, memperbanyak diri, dan membesar menjadi tumor yang memenuhi bola mata. Jika tidak ditangani, sel kanker itu akan pecah dan menyebar ke organ-organ lain, termasuk otak dan tulang belakang.

Hampir separuh dari anak yang menderita retinoblastoma mendapat sel kanker dari orang tuanya. Risiko penderita blastoma genetika lebih besar karena bisa mempengaruhi kedua mata, sementara kebanyakan penderita terserang di satu mata.

Mengingat keterbatasan komunikasi, para orang tua harus menaruh perhatian pada sekecil apa pun gejala retinoblastoma yang muncul pada anak. Berikut diantaranya:

  • Saat difoto, biasanya dengan mode flash, pupil anak terlihat putih–sementara yang lain merah. Warna merah merupakan bayangan pembuluh darah pada belakang bagian belakang mata. Ketiadaan refleksi bisa menandakan tumbuhnya tumor di bagian tersebut.
  • Kedua mata anak tidak bergerak atau fokus ke arah yang sama.
  • Anak kerap mengeluh atau bertingkah yang menunjukkan sakit pada mata.
  • Pupil mata selalu terbuka lebar.
  • Salah satu atau kedua mata kerap memerah.

Jika mendapati gejala di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter. Jika dokter mencurigai adanya tumor, anak akan direkomendasikan menemui dokter spesialis mata. Dokter mata juga bisa meminta bantuan dokter spesialis kanker dan pakar genetika. Dokter mata biasanya melakukan pemeriksaan dengan ultrasonografi, pemindaian MRI, CT scan, dan sebagainya.

Terdapat tiga fase retinoblastoma. Pertama, intraocular retinoblastoma, saat kanker masih berada di satu atau kedua mata. Kedua, extraocular retinoblastoma, saat kanker sudah menyebar ke organ lain. Ketiga, reccurent retinoblastoma, ketika kanker kembali ke mata dan atau organ lain.

Dokter memiliki beberapa opsi untuk menyembuhkan retinoblastoma. Pertama adalah fotokoagulasi laser atau penyinaran laser untuk mematikan pembuluh darah yang menjadi sumber makanan sel kanker. Mekanisme lain adalah krioterapi atau metode pendinginan, yaitu mematikan sel kanker dengan temperatur yang sangat rendah. Berikutnya, kemoterapi atau pemberian obat, baik dari suntikan atau mulut. Terapi radiasi juga kerap digunakan untuk mematikan sel kanker. Pilihan terakhir adalah operasi pengangkatan bola mata. Opsi ini dipilih dokter jika sel kanker sulit dimatikan dengan cara lain dan mencegahnya menyebar ke organ lain. Setelah operasi, dokter akan memasangkan mata palsu. Meski tidak membantu pasien melihat, bola mata buatan berguna untuk estetika. Orang awam tidak akan dapat membedakan mata asli dan artifisial, karena mata buatan tetap bisa bergerak mengikuti arah pandang pemiliknya.

Walaupun terdengar mengerikan, retinoblastoma sangat mungkin disembuhkan. Kuncinya adalah deteksi dini, sebelum kanker menyebar ke luar mata. Pemeriksaan mata bisa dilakukan mulai bayi berusia dua bulan dan diulang setiap dua atau tiga bulan. Setelah lewat usia dua tahun, pemeriksaan bisa dilakukan setahun sekali. Orang tua yang memiliki catatan tumor retina disarankan memeriksakan bayinya sejak baru lahir. 

Orang dewasa juga disarankan memeriksakan mata paling tidak setahun sekali. Jika di keluarga Anda ada penderita retinoblastoma, Anda bisa memeriksa DNA darah untuk memastikan keberadaan mutasi gen penyebab penyakit tersebut.

Read More
persiapan anak masuk paud

Panduan Lengkap Mempersiapkan Anak Masuk PAUD dan TK

Melepas anak untuk masuk PAUD atau TK dapat menjadi masa-masa yang emosional bagi Anda dan buah hati. Baik orangtua maupun anak pasti membutuhkan banyak persiapan untuk menghadapi situasi dan lingkungan baru ini. Berikut merupakan panduan mempersiapkan anak masuk PAUD atau TK yang dapat membantu Anda:

  • Hubungi pihak sekolah atau periksa lagi persyaratan pendaftaran sekolah. Beberapa sekolah mengharuskan riwayat vaksin atau dokumen penting lain yang harus dipersiapkan sebelumnya.
  • Jadwalkan konsultasi dengan dokter supaya anak bisa diberikan vaksin flu atau vaksin lain yang dibutuhkan.
  • Pastikan seluruh informasi penting seputar antar jemput anak, nama-nama yang dihubungi saat darurat, dan informasi penting lainnya sudah diberikan secara lengkap ke pihak sekolah, termasuk pantangan makan, alergi, dan obat-obatan.
  • Atur transportasi anak dari jauh hari dan pastikan anak nyaman dengan supir atau layanan bus antar jemput.
  • Jika ada kegiatan sehabis sekolah, misalnya olahraga atau les musik jelaskan pada anak tentang aktivitas ini dan bagaimana mempersiapkan diri.
  • Baca ulang peraturan izin atau cuti sakit anak di sekolah.
  • Jika orangtua bekerja, cari rencana alternatif jika anak harus tinggal di rumah karena sakit atau sedang libur singkat.

Selain tips mempersiapkan anak masuk PAUD atau TK di atas, berikut adalah beberapa saran yang akan membantu mereka menjadi lebih disiplin dan sehat:

  • Jika sekolah tidak jauh dari rumah, coba ajak anak berjalan kaki bersama untuk menuju sekolah.
  • Rencanakan cemilan sehat untuk waktu istirahat anak. Libatkan anak dalam proses mempersiapkan makanan ini supaya mereka semakin sadar pentingnya memilih makanan sehat untuk dirinya.
  • Sediakan meja belajar atau tempat menaruh perlengkapan sekolah anak. Ajarkan anak untuk rutin menyusun seluruh kebutuhan sekolah dengan rapi dan lengkap.
  • Buat rutinitas setelah pulang sekolah, misalnya membersihkan diri, menyusun buku, membuat PR, dan rutinitas penting lainnya.
  • Setiap malam sebelum tidur, ajak anak untuk menyediakan perlengkapan untuk keesokan hari misalnya mengeluarkan seragam dan mempersiapkan menu sarapan.
  • Tetap ikuti jadwal jam tidur yang sudah ditentukan. Temani anak dalam ritual sebelum tidur, misalnya menggosok gigi, mengganti pakaian tidur, dan membaca buku.
  • Satu peraturan yang wajib ada supaya persiapan bersekolah anak makin lancar adalah: Dilarang menyalakan televisi di pagi hari.

Selain itu, Anda bisa membicarakan hal-hal penting berikut dalam waktu senggang bersama anak Anda:

  • Cari waktu yang tepat untuk berbicara dengan anak Anda mengenai perasaan mereka seputar memulai sekolah. Temukan pula orang lain yang dapat mendengarkan seputar kegelisahan Anda.
  • Bantu anak mengingat alamat rumah dan nomor telfon yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat.
  • Bantu anak Anda menjaga kesehatannya. Ajarkan anak untuk batuk dan bersin dengan menggunakan tisu, atau siku dan bahu jika tisu tidak tersedia. Ajarkan pula mencuci tangan yang sehat dan berbagi mainan atau barang-barang pribadi lainnya.
  • Jelaskan kepada anak Anda peraturan berbicara dengan orang asing dan masuk ke dalam mobil orang lain.
  • Bicarakan dengan anak Anda soal pentingnya berbuat baik kepada orang lain, berteman, dan bagaimana caranya menangani bullying.

Read More
sakit kepala saat hamil

Hubungi Dokter jika Terjadi Hal Berikut saat Anda Hamil!

Banyak hal bisa terjadi semasa kehamilan. Anda tentunya harus menjaga kondisi tubuh sebaik mungkin agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Bila Anda menyadari ada ketidaknormalan dalam tubuh saat hamil, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tidak hanya itu, berikut adalah keadaan-keadaan penting di mana Anda harus segera menghubungi dokter saat hamil!

1. Flek dan Perdarahan

Sekitar 25 persen wanita hamil mengeluarkan darah, baik itu hanya flek atau lebih banyak lagi. Itu terjadi pada 13 minggu pertama kehamilan. Meski begitu, lebih dari setengahnya melahirkan bayi yang sehat.

Keluarnya darah (terutama jika disertai kram perut) bisa merupakan gejala keguguran. Namun bisa jadi karena alasan lain. Umumnya, terkait dengan penempelan telur di dinding rahim, polip serviks ringan, atau akibat bercinta. Bisa juga karena hilangnya lendir serviks di awal persalinan. Apapun yang terjadi, segera hubungi dokter.

2. Sakit Kepala Parah

Jika sakit kepala parah disertai rasa akan segera pingsan, pusing, atau pandangan buram, segera hubungi dokter. Segera cari tempat yang nyaman jika merasa akan pingsan, dan minta seseorang menemani. Usahakan minum, karena bisa jadi itu tanda Anda mengalami dehidrasi.

Jika ini terjadi pada trimester ke tiga, hati-hati. Sakit kepala bisa menjadi tanda preeklamsia, kondisi yang ditandai dengan naiknya tekanan darah.

3. Sering Berkemih dan Terasa Sakit

Sakit saat buang air kecil adalah gejala infeksi kandung kemih. Banyak wanita mengalaminya, dan pasti terasa sangat tak nyaman untuk ibu hamil. Segera hubungi dokter untuk mencegah komplikasi.

Jika ada cairan yang banyak keluar, pastikan apakah itu air ketuban. Jika itu terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu, hal itu bisa memicu kelahiran prematur atau menandakan terjadinya infeksi uterus.

4.Sakit pada Panggul

Banyak calon ibu merasakan nyeri panggul selama kehamilan. Hati-hati jika Anda mengalami nyeri parah dan berkelanjutan, tidak sekedar rasa ditusuk-tusuk atau sakit ringan. Waspadalah jika sakit tak reda meski sudah melakukan peregangan, minum air, atau beristirahat. Apalagi jika kondisi tersebut disertai demam.

5. Muntah Tiada Henti

Waspada jika mual terasa luar biasa, muntah lebih dari sekali sehari, apalagi jika diiringi demam dan kesakitan. Kemungkinan Anda mengalami morning sickness parah yang butuh pengobatan. Dokter akan membantu ibu agar kembali merasa nyaman dan bisa makan.

6. Badan Dingin atau Demam Tinggi 

Demam tinggi pada kehamilan bisa menyebabkan keguguran. Sebab, janin membutuhkan suhu tubuh yang stabil dan sehat selama kehamilan, yakni sekitar 37-39 derajat Celcius.

Jika hal ini terjadi di usia kehamilan yang cukup tua, tingginya suhu badan tak akan telalu mempengaruhi bayi. Namun itu bisa jadi tanda adanya infeksi atau masalah lain.

7.Banyak Keluar Cairan Encer

Jika perut sudah menurun, keluarnya cairan seperti itu berarti pecahnya ketuban. Anda harus segera ke rumah sakit. Tetapi jika itu terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu, segera ke dokter. Bisa jadi itu adalah tanda bayi akan lahir prematur.

8.Bengkak Mendadak

Menghubungi dokter saat hamil juga harus segera dilakukan jika tangan dan wajah bengkak mendadak. Terutama di trimester kedua dan ketiga. Bisa jadi, ada sesuatu yang tak normal. Karena normalnya wanita hamil menahan air dan meningkat tekanan darahnya hanya sebesar 30-50 persen.

Bengkak mendadak itu bisa merupakan tanda preeklamsia atau tekanan darah tinggi yang diakibatkan kehamilan. Hal ini bisa memicu komplikasi serius apalagi jika diiringi dengan kaburnya penglihatan.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas saat hamil, segera hubungi dokter.

Read More
disleksia pada anak

Mengenal Disleksia pada Anak

Ada momen-momen di masa sekolah anak yang membuat orang tua resah. Misalnya, saat prestasi anjlok. Sayangnya, banyak orang tua dan guru yang terlambat menyadari permasalahan yang dihadapi anaknya dan membuat si anak terperangkap dalam situasi stres dan depresi. Anak yang tidak kunjung lancar membaca, misalnya, bisa mendapat labeling “bodoh” dan sebagainya. Padahal, bisa saja anak itu mengidap disklesia.

Berasal dari bahasa Yunani, yang berarti kesulitan berbahasa, disklesia diteliti pertama kali pada 1896. Saat itu, Dokter Pringle Morgan dalam British Medical Journal menulis tentang Percy, anak laki-laki 14 tahun, yang pandai dan tidak memiliki kekurangan apa pun dari temannya, tapi tidak bisa membaca. Dia bahkan mengeja namanya sendiri dengan “Precy”.

Hingga kini, disleksia merupakan gangguan belajar yang paling sering terjadi, yaitu sekitar 80 persen dari gangguan belajar. Hal ini berasal dari proses input informasi yang berbeda dari anak normal. Penelitian terkini menunjukkan adanya perbedaan anatomi otak antara anak disleksia dengan anak normal, yakni di bagian temporal-parietal-oksipital (otak bagian samping dan belakang). Anak disleksia tidak hanya kesulitan membaca, dia juga sukar mengeja, menulis, dan aspek bahasa lain.

Anak dengan disklesia bisa dikenali dengan mengenali masalah yang mereka alami, sebagai berikut.

1. Masalah fonologi

                Hubungan sistematik antara huruf dan bunyi. Misalnya, sulit membedakan “palu” dan “paku”, atau keliru memahami kata-kata dengan bunyi yang hampir sama, seperti “lima puluh” dan “lima belas”. Kesulitan ini tidak berkaitan dengan pendengaran.

2. Masalah mengingat perkataan

                Kebanyakan anak disleksia memiliki tingkat kecerdasan normal–bahkan banyak yang di atas normal–namun mereka kesulita mengingat kata-kata. Ketimbang menyebut nama, mereka biasanya menyebut “temanku di sekolah”, “temanku yang laki-laki itu”, dan lainnya.

3. Masalah penyusunan yang sistematis atau sekuensial

                Anak disleksia biasanya mengalami kesukaran menyebut suatu urutan. Misalnya, urutan nama bulan, susunan aktivitas harian. Kadang mereka juga kesulitan dengan perhitungan sederhana, seperti apakah uang yang dipegang cukup untuk membeli kue.

4. Masalah ingatan jangka pendek

                Anak disleksia kesulitan memahami instruksi panjang. Misalnya, perintah ibu untuk “Simpan tas di kamarmu di lantai atas, ganti baju, cuci kaki dan tangan, lalu turun lagi untuk makan siang sama ibu, tapi jangan lupa bawa buku PR matematika, ya.”

5. Masalah memahami tata bahasa

                Hal ini biasa ditemui pada anak disleksia yang bilingual dengan susunan bahasa berbeda, seperti bahasa Indonesia dan Inggris. Misalnya, tertukar-tukar dalam menyebut tas biru (diterangkan-menerangkan) dan blue bag (menerangkan-diterangkan).

Di samping masalah-masalah tersebut, anak dengan disleksia juga dapat dikenali dengan tanda-tanda berikut:

– Kesulitan mengenali huruf dan mengejanya.

– Kesulitan mengerjakan pekerjaan tertulis secara terstruktur, misalnya menulis essay.

– Tertukar antara huruf yang mirip, seperti “b” dan “d”, “p” dan “q”, “m” dan “w”, “s” dan “z”.

– Tidak membaca dengan tepat, misalnya menghilangkan awalan dan kata penghubung.

– Tulisan tangan buruk.

– Kesulitan membedakan kanan dan kiri.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, disleksia bukanlah kondisi yang bisa diatasi lewat terapi atau pengobatan. Anak dengan disleksia akan membawa masalah tersebut seumur hidupnya. “Kesembuhan” anak dari disleksia disebutkan individu itu berhasil menemukan cara mengatasi masalah dirinya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah memberi perhatian khusus bagi anak dengan disleksia. Berikut beberapa tips yang bisa dijalani:

– Orang tua perlu menjalin komunikasi khusus dengan guru dan sekolah.

– Guru bisa menempatkan anak dengan disleksia di bangku paling depan, sehingga bisa melihat apakah instruksinya dijalankan dengan benar. Misalnya, memastikan anak membuka halaman 15 sesuai arahan, bukannya halaman 50.

– Beri toleransi, misalnya saat terlambat menyalin soal di papan tulis, guru memberikan soal dalam bentuk tertulis di kertas.

– Memberikan kesempatan menggunakan pendekatan berbeda. Kebanyakan anak dengan disleksia biasanya memiliki cara lain untuk menyelesaikan soal matematika.

– Perhatikan emosi anak. Anak dengan disleksia biasa menjadi sensitif, terutama jika merasa berbeda dibanding teman-temannya. Terlebih saat mendapati prestasi akademiknya turun, sehingga menjadi tidak percaya diri. Jangan sekali-kali membandingan dia dengan teman dan saudaranya. Perlu dukungan orang tua dan guru untuk meningkatkan motivasinya.

Referensi: http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/mengenal-disleksia, https://indigrow.wordpress.com/2010/10/29/disleksia-si-pintar-yang-sulit-membaca/

Read More
pemeriksaan kesehatan remaja

Pemeriksaan Kesehatan Mandiri untuk Remaja Pria

Kanker testis adalah kanker yang berkembang di testis, bagian dari organ reproduksi pria. Meski jenis kanker ini tergolong jarang–di Indonesia hanya 15 ribu kasus per tahun–, Ikatan Dokter Anak Indonesia menyatakan kejadiannya terus meningkat dalam dekade terakhir.

Risiko terkena kanker testis meningkat pada orang yang testisnya tidak turun ke kantong zakar atau skrotum (kriptokrismu), keturunan penderita kanker testis, terpapar radiasi saat dalam kandungan, dan pernah terkena peradangan akibat gondongan.

Penyakit ini ditandai dengan benjolan di testis atau memar dan rasa sakit di skrotum. Gejala lain bisa berupa benjolan tanpa rasa sakit. Itu bisa menjadi penanda tumor masih sebesar kacang polong. Namun, bisa tumbuh jauh lebih besar. Jika tidak diobati, lama kelamaan akan timbul rasa sakit pada skrotum. Satu testis akan terasa lebih berat dan menjadi lebih besar dibanding lainnya.

Kanker testis umumnya ditemukan pada laki-laki dengan rentang usia 25-34 tahun. Meskipun angka kematian meningkat, seiring bertambahnya angka insiden, angka kesembuhan juga meningkat secara signifikan secara dampak membaiknya teknik diagnosis–seperti pemeriksaan tumor–, tindakan bedah, dan kemoterapi.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, keberhasilan pengobatan juga tergantung tahap kanker saat diagnosis dijalankan. Semakin dini, semakin baik. Maka, pemeriksaan dini sangat penting. Mengingat kanker testis juga ditemukan pada remaja pria, deteksi mandiri bisa dilakukan mulai usia belasan tahun. Berikut caranya:

1. Testis ditampung dengan satu atau dua tangan.

2. Lakukan perabaan dengan gerakan memutar. Bisa dengan ibu jari atau jari lain

3. Secara normal, testis berbentuk oval, kenyal, memiliki permukaan rata, memiliki batas tegas. Ukuran keduanya bisa tidak sama besar.

4. Dalam kondisi normal, perabaan tidak akan menimbulkan rasa sakit. Tidak pula didapati massa lain atau perabaan yang keras.

Jika mendapati perubahan pada testis, segera hubungi dokter. Catat gejala dan waktu terjadinya perubahan-perubahan tersebut untuk dijadikan bahan pemeriksaan oleh dokter.

Read More
berapa lama biduran berlangsung

Berapa Lama Biduran Berlangsung?

Biduran atau kaligata adalah reaksi kulit berupa munculnya bilur-bilur merah yang menyebabkan rasa gatal. Bahasa medisnya, urticaria. Bentol-bentol merah itu memiliki batas yang tegas dan memudar bila ditekan. Ukurannya mulai ujung jari sampai sebesar piring makan.

Penyebab biduran bermacam-macam. Ketika anak mengalami urtikaria, kebanyakan orang tua langsung mengarahkan penyebabnya ke alergi. Anggapan itu tidak selalu benar. Alergi bukan merupakan satu-satunya penyebab kaligata. Biduran juga bisa muncul akibat infeksi bakteri, virus, parasit; faktor fisik, berupa suhu panas atau dingin dan perubahan tekanan udara; penyakit autoimun, dan lainnya.

Meski terlihat mengerikan, kaligata bisa hilang dengan sendirinya setelah paling lama 24 jam. Namun, biduran baru bisa muncul seiring biduran lama menghilang, dan di titik yang berbeda. Dalam kategori akut, rangkaian kaligata tersebut bisa berlangsung sampai enam pekan. Lebih dari enam pekan, disebut kaligata kronik.

Dalam kategori normal, biduran tidak berbahaya. Tidak seperti anggapan orang tua, bahwa anak yang biduran dilarang mandi, anak boleh tetap mandi dengan air biasa selama dalam kondisi kaligata. Untuk mengurangi rasa gatal, anak dapat diberikan bedak, seperti salisil.

Jika rasa gatal tak tertahankan, orang tua bisa mengajak anak ke dokter. Dokter dapat memberikan obat antihistamin sesuai umur dan berat tubuh anak. Kalau frekuensi kemunculan biduran tergolong tinggi, dokter bisa membekali orang tua obat-obatan sebagai pertolongan pertama mengatasi urtikaria.

Biduran masuk kategori berbahaya jika muncul di seluruh badan dengan lesi luas, disertai gejala lain seperti bengka di area mata atau bibir, serta sesak, nyeri perut, dan kehilangan kesadaran. Kaligata dengan gejala seperti itu biasanya muncul sebagai reaksi alergi berat, disebut anafilaksis. Bila tidak ditangani, bisa menyebabkan kematian. Penanganannya bisa dengan pemberian adrenalin, steroid, dan lainnya.

Anak dengan biduran menyeluruh dan terdapat tanda-tanda anafilaksis bisa saja membutuhkan rawat inap untuk memudahkan dokter mengobservasi. Lama perawatan sekitar satu sampai dua hari.

Hal yang orang tua perlu perhatikan jika anaknya kerap mengalami biduran adalah mengetahui penyebabnya. Jika kaligata disebabkan alergi, maka orang tua wajib mengetahui faktor pencetus alergi tersebut dan menghindarinya.

Read More
gelang kalung kesehatan

Fakta tentang Gelang dan Kalung Kesehatan

Tren gelang dan kalung kesehatan muncul silih berganti. Seiring waktu, muncul produk baru, jadi hits karena dipakai selebritas, ditambah pemasaran berantai dan mulut ke mulut yang agresif, meredup, hilang, lalu muncul jenis lain. Begitu terus, mulai dari karet yang dimiliki medan magnet, kalung batu, hingga jam tangan. Harganya mulai ratusan ribu sampai jutaan.

Meski mahal, hampir setiap produk laris di Indonesia. Pemasar dan pengguna meyakini produk mereka memiliki magnet, sehingga disebut terapi magnetik. Magnet status disisipkan di gelang karet, atau dari batu yang diyakini memiliki efek positif bagi tubuh.

Keyakinan bukan barang baru. Langone Medical Center di New York University, Amerika Serikat menyebutkan terapi magnet sudah ada setidaknya sejak dua ribu tahun silam. Magnet statis diklaim mampu mengubah medan bioenergetik yang mengelilingi tubuh dan menarik penyakit keluar. Klaim lain adalah sisipan magent itu dapat meningkatkan aliran darah, sehingga lebih cepat menyembuhkan jaringan rusak. Darah memang mengandung zat besi. Jadi, masuk akal jika disebut dapat ditarik oleh magnet.

Benarkah? Faktanya, besi dalam darah saling berikatan dengan hemoglobin dan tidak bersifat feromagnetik (menarik magnet). Jika darah bersifat feromagnetik, tubuh akan hancur saat menjalani pemeriksaan MRI, karena alat pemindai itu memiliki magnet yang ribuan kali lebih kuat dari aksesori kesehatan tersebut.

Metode terapi lain adalah aksesori yang berbahan kristal atau bebatuan alam. Pemasarnya meyakini bahan-bahan tersebut merupakan medium penyembuhan, dengan menjadi sumber energi positif masuk ke dalam tubuh dan mengeluarkan energi negatif penyebab penyakit. Masing-masing batu diyakini memiliki efek berbeda. Misalnya amethyst atau kecubung untuk kesehatan usus, aventurine hijau untuk jantung, topaz kuning untuk menjernihkan pikiran, dan sebagainya.

Sejumlah penelitian menyatakan terapi magnet maupun bebatuan tidak memiliki efek apa pun. Pada 2006, Profesor Leonard Finegold dari Drexel University, Philadelphia, Amerika Serikat, menyatakan tidak terdapat bukti magnet dan kawan-kawan berdampak positif bagi kesehatan. Kalau pun ada, manfaatnya kecil.

Christopher French dan kawan-kawan dari Goldsmiths College, University of London juga tidak mendapati bukti manfaat dari bebatuan dan kristal bagi kesehatan. Yang, ada hanyalah efek plasebo alias sugesti. Karena berbagai omongan dari pemasar atau teman, pemakai jadi ikut merasa lebih baik.

French membuktikannya dengan percobaan pada 80 responden yang diminta bermeditasi selama lima menit sembari memenang kristal kuarsa. Ada yang asli, ada yang tiruan. Responden tidak diberi tahu soal keaslian kristal. Hasilnya, mereka sama-sama merasakan sensasi hangat di tangan dan mengalami peningkatan stamina. Artinya, sugestilah yang membuat mereka merasakan efek positif.

Read More