Ragam Makanan yang Dapat Meningkatkan Fungsi Tulang Paha

Tulang paha menjadi salah satu tulang paling vital dalam keberlangsungan hidup manusia. Fungsi tulang paha amat penting bagi mobilitas seorang manusia. Sebab, tulang paha-lah yang menjadikan kita dapat berdiri, berjalan, berlari, hingga melakukan beragam aktivitas.

Meski tulang paha memiliki label sebagai tulang terkuat, bukan berarti ia menjadi “tahan banting”. Ada beberapa kondisi yang dapat menjadikan tulang paha kehilangan fungsinya. Oleh karena itu amat penting untuk selalu menjaga serta meningkatkan fungsi tulang paha.

Ada beragam cara untuk menjaga dan meningkatkan fungsi tulang, salah satu di antaranya adalah dengan asupan makanan. Nah, makanan atau bahan konsumsi apa yang amat baik untuk itu? Berikut di antaranya:

  1. Yogurt

Yogurt merupakan hasil fermentasi bakteri. Yogurt merupakan salah satu memiliki kandungan gizi cukup baik dalam membantu proses penyembuhan tulang. Yogurt mengandung kurang lebih 120mg kalsium, yang seperti kita ketahui bersama bahwa kalsium adalah “makanan utama” bagi tulang. Salah satu manfaat kalsium adalah membantu penyembuhan patah tulang.

  • Susu

Setiap 100gr susu sapi mengandung kurang lebih kalsium sebesar 125mg. Kandungan asam amino di dalam susu sapi sangat penting untuk digunakan dalam pertumbuhan tulang, termasuk tulang paha.

  • Keju

Keju merupakan salah satu makanan untuk patah tulang paha. Kandungan yang dimiliki keju dalam setiap 100gr kurang lebih mengandung 777 miligram kalsium.

  • Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang hijau mengandung banyak zat gizi, terutama sebagai sumber protein nabati. Protein adalah bahan dasar pembentukan tulang dan otot. Di samping itu, semangkuk kacang-kacangan tersebut kaya akan mineral, seperti kalsium, vitamin B, dan vitamin C.

  • Buah dan Sayuran

Manfaat dari buah dan sayuran memang tak perlu diragukan lagi. Banyak sekali vitamin dan zat gizi lainnya yang tekandung di buah dan sayuran.

Bayam, misalnya, bisa menjadi sumber vitamin dan mineral yang baik. Satu mangkuk  bayam matang mengandung sekitar 25 persen dari kebutuhan kalsium harian. Ditambah lagi dengan kandungan serat, zat besi, dan vitamin A yang juga terdapat di bayam.

Untuk buah, salah satu yang paling disarankan adalah jeruk. Satu buah sitrus ini mengandung vitamin C hingga 95 miligram. Jumlah yang dibutuhkan tubuh untuk seharian penuh. Vitamin C sendiri berguna dalam membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen yang berperan pada kesehatan sendi.

  • Salmon

Makanan yang baik untuk menjaga dan menaikkan fungsi tulang paha selanjutnya adalah ikan-ikanan. Ikan salmon menjadi satu yang paling baik. Ikan salmon mengandung banyak vitamin D yang juga baik dalam peningkatan kesehatan tulang. Bagi Anda yang tengah dalam tahap penyembuhan pasca-patah tulang, salmon adalah makanan yang tepat untuk mengembalikan fungsi tulang tersebut.

  • Kuning Telur

Makanan untuk patah tulang paha selanjutnya adalah kuning telur. Kuning telur sangat memiliki manfaat dalam penyembuhan patah tulang. Dengan nutrisi zinc yang ada di dalamnya, berfungsi membantu memperbaiki tulang yang retak ataupun patah.

  • Makanan yang Kaya Akan Magnesium

Magnesium memiliki banyak fungsi bagi tubuh, dan salah satunya adalah untuk membuat tulang tetap kuat (50% dari tubuh magnesium ditemukan dalam tulang). Memakan berbagai makanan dapat membantu untuk menjamin magnesium masuk ke tubuh secara cukup. Wanita diatas 30 tahun harus memenuhi sekitar 320mg magnesium setiap hari, sedangkan pria sekitar 400-420mg. Jumlah tersebut mudah didapatkan dengan mengkonsumsi, kacang-kacangan seperti almond, kacang kedelai, gandum, dan sayuran yang berwarna gelap seperti bayam.

  • Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin K

Vitamin K berperan banyak dalam berbagai fungsi tubuh, tetapi penelitian ilmiah telah menghubungkan nutrisi penting ini dengan kesehatan tulang. Studi yang berlangsung saat ini mengindikasi bahwa vitamin K dapat mencegah penyerapan kembali dan masuknya makanan secara cukup, dimana hal ini penting untuk mencegah kerapuhan tulang. Vitamin K dapat diperoleh dengan banyak mengkonsumsi sayur-sayuran hijau.

***

Jika melihat betapa penting dan banyaknya fungsi tulang paha, menjaganya tetap sehat dan kuat adalah satu keharusan. Oleh karenanya, beragam makanan yang dapat menjaga dan meningkatkan fungsi tulang paha ini patutlah menjadi perhatian Anda. Jangan biarkan tulang utama di bagian kaki Anda ini kehilangan fungsinya.

Read More
makanan dapat merusak latihan fisik

5 Makanan yang Dapat Merusak Latihan Fisik Anda

Dalam kondisi tertentu, beberapa makanan memang baik dikonsumsi oleh tubuh kita. Namun, bila hendak melakukan sejumlah latihan, Anda sebaiknya menghindari beberapa makanan yang bisa membebani perut serta merusak sesi olahraga. Berikut daftar makanan yang dapat merusak latihan fisik yang perlu Anda ketahui!

  • Susu Dapat Memperlambat Pergerakan Anda Selama Latihan

Meski mempunyai segudang manfaat penting bagi kesehatan, nyatanya mengonsumsi susu sebelum latihan bisa memperlambat pergerakan Anda. Terlebih, jika Anda memiliki masalah asam lambung, lesu, hingga sendawa, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi terlalu banyak susu atau tunda sampai Anda selesai latihan.

  • Air dengan Berbagai Macam Rasa

Kebanyakan orang beranggapan bahwa minuman ini merupakan minuman kebugaran yang bisa menyegarkan tubuh. Padahal, kandungan yang ada di dalamnya amat buruk bagi kesehatan. Mulai dari kalori hingga pemanis buatan dapat menghambat latihan Anda.

Dengan jumlah pemanis buatannya yang terlalu banyak, nutrisi yang diterima tubuh tak akan terserap secara optimal. Selain itu, sistem kerja bakteri baik di dalam usus juga akan terganggu.

  • Makanan Tinggi Sodium, Misalnya Kacang Panggang

Kebanyakan kacang panggang diolah melalui proses diasinkan. Makanan ini dapat mengganggu keseimbangan cairan yang ada di dalam tubuh. Jika menginginkan hasil latihan yang optimal, Anda sebaiknya menghindari makanan tinggi sodium. Jangan lupa pula jauhi makanan seperti dendeng, kacang asin, hingga cemilan ringan seperti keripik.

  • Pisang Mentah

Pisang merupakan camilan ringan yang bagus dikonsumsi sebelum latihan, namun pastikan untuk memilih pisang yang sudah matang! Sebab, pisang mentah dapat memicu gas serta permasalahan perut kembung.

Bila ingin memilih pisang sebagai camilan, pilih pisang yang kulitnya tidak berwarna hijau karena akan sulit dicerna oleh saluran pencernaan. Pilihlah buah yang memiliki bintik-bintik coklat di bagian kulitnya. Pada tahap ini, kandungan gula akan lebih mudah diserap.

  • Kopi dan Minuman Berenergi

Hindari juga mengonsumsi kopi sebelum latihan. Kopi memiliki kadar gula dan kalori yang tinggi, kafein yang ada pada kopi tak akan membuat perut Anda kenyang selama latihan. Selain itu, minuman berenergi dengan kadar pemanis buatan yang tinggi juga bisa memicu gas, kembung, serta kelelahan.

Read More
manfaat pete

Meski Aromanya Unik, Pete Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Petai (Parkia speciosa)–juga dikenal dengan pete dan mlanding–merupakan tumbuhan jenis polong-polongan. Pohonnya tumbuh di hampir semua daerah di belahan barat Indonesia. Biji petai, yang terbalut selaput tebal dalam buah, menjadi andalan di banyak menu kuliner Nusantara. Mulai nasi goreng, lodeh, sambal, sampai sambal goreng hati.

Meski banyak penggemarnya, petai dihindari sebagian orang. Biasanya, mereka yang anti-petai tidak tahan dengan aroma menyengat yang muncul di mulut dan air seni pasca mengkonsumsi petai. Diolah jadi masakan apa pun, baunya tetep sama. Bau tak sedap itu berasal dari kandungan asam amino yang mengandur unsur belerang. Ketika terdegradasi menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu menghasilkan hidrogen sulfida yang sangat bau.

Bagi fans petai, sederet manfaat berikut bisa membuat Anda makin menggemarinya.

1. Mencegah depresi

Petai mengandung triptofan, senyawa protein yang tubuh olah menjadi serotonin. Serotonin dikenal dengan penyeimbang mood alami. Dalam jumlah yang cukup, serotonin membuat orang menjadi lebih rileks, bahagia, dan terhindar dari depresi.

2. Mengatasi tekanan darah tinggi

Petai memiliki kadar potasium yang tinggi tapi rendah garam, sehingga efektif menurunkan tekanan darah. Penelitian yang dilakukan Badan Pangan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menunjukkan bahwa petai bisa mencegah stroke.

3. Melancarkan fungsi pencernaan

Karena kandungan serat yang tinggi, petai juga berefek positif pada pencernaan. Serat bisa menormalkan sistem pencernaan dan mempermudah buang air besar. Jadi, sebelum mengonsumsi obat pencahar, ada baiknya Anda makan petai dulu.

4. Mencegah mual pada ibu hamil

Mual pada ibu hamil sebagian besar disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam tubuh. Petai mampu mengontrol kadar gula tubuh sehingga mencegah rasa mual di pagi hari. Petai juga meredakan rasa mual dan ingin muntah karena efeknya yang seperti antasid.

5. Meredakan gatal bekas gigitan nyamuk

Banyak orang menggosokkan petai ke bagian tubuh yang gatal akibat gigitan nyamuk dan merasakan manfaatnya. Hal ini tidak terlepas dari kandungan trithiolane dan hexathionine yang memiliki kemampuan antibakteri.

6. Membuatmu jadi lebih awet muda

Petai bisa membantu regerasi sel kulit. Bahkan, ekstrak petai digunakan sebagai bahan kosmetik di Jepang.

7. Membantu mengatasi Pre Menstrual Syndrome (PMS)

Kandungan vitamin B6 pada petai bisa menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Kadar gula yang tinggi bisa berpengaruh pada mood seseorang, terutama saat sedang PMS. Hal lain yang membantu meredakan PMS adalah kandungan triptofan dalam petai, yang diolah tubuh menjadi serotonin alias pendongkrak mood.

8. Membantu berhenti merokok

Ini merupakan khasiat pete yang jarang orang sadari. Vitamin B6 dan B12, potasium, dan zat besi pada petai bisa membantu seseorang ‘sembuh’ dari kebiasaan merokok. Sebab, kandungan-kandungan tersebut mereduksi kecanduan tubuh akan nikotin.

Namun, perlu dipahami, sejumlah khasiat positif tersebut belum tentu dapat dicapai hanya dengan mengkonsumsi petai. Sebab, asupan kita mungkin tidak mencukupi jumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mencapai delapan manfaat tersebut. Misalnya, untuk mencegah darah tinggi, jelas petai saja tidak cukup kalau tidak disertai diet sehat, manajemen stres, dan berolahraga secara teratur.

Read More